KORAN SPM — KAYUAGUNG, OKI — Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) melakukan pelantikan dan pengisian jabatan bagi sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrasi, dan Pejabat Fungsional pada 17 September 2026.
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penataan organisasi pemerintahan daerah sekaligus penguatan kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas pemerintahan, pembangunan, serta pelayanan kepada masyarakat.
Berdasarkan dokumen daftar pelantikan yang diterima, terdapat pejabat yang mendapat amanah untuk menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab OKI, mulai dari kepala dinas, kepala badan, direktur rumah sakit, sekretaris perangkat daerah, kepala bidang, kepala seksi hingga pejabat fungsional.
Sejumlah Jabatan Strategis Diisi
Beberapa nama yang tercantum antara lain Aidil Azwari, SP., M.Si. sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten OKI.
Kemudian Dedy Kurniawan, S.STP., M.Si. sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian; Suhaimi AP, M.Si. sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil; serta Hendri, SH., MM. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.
Pada sektor kepemudaan dan olahraga, Arie Mulawarman, S.STP., MM. dipercaya sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Sementara Ir. A. Oktariansyah Pratama, S.T., M.Si. mendapat amanah sebagai Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan.
Di bidang kebencanaan, Pratama Suryadi, SP. tercatat sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten OKI. Adapun Beni Akbari, ST., MM. sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman.
Untuk perencanaan pembangunan daerah, Faisal Riza, ST., MT. ditetapkan sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten OKI.
Sementara sektor kesehatan dipercayakan kepada Dr. Herry Yanridho Agung Putra, M.Kes. sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI dan Dr. T. Mirda Zulaicha, M.Ked., Sp.A. sebagai Direktur RSUD Tugu Jaya Kabupaten OKI.
Penguatan Organisasi Hingga Tingkat Kecamatan
Penataan tidak hanya berlangsung pada level pimpinan perangkat daerah. Dokumen tersebut juga mencatat pengisian berbagai jabatan administrator, kepala bidang, kepala seksi, kasubbag hingga jabatan fungsional.
Sejumlah pejabat juga ditempatkan pada sektor yang berkaitan langsung dengan masyarakat, antara lain pemerintahan kecamatan, pelayanan umum, kesejahteraan sosial, ketenteraman dan ketertiban, serta pengelolaan administrasi pemerintahan.
Di bidang pengadaan barang dan jasa, tercatat pula sejumlah pejabat yang mendapat tugas pada Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Kabupaten OKI, termasuk jabatan pengelola pengadaan barang dan jasa.
Hal tersebut menunjukkan bahwa penataan aparatur dilakukan pada berbagai lini organisasi pemerintahan, tidak hanya pada jabatan pimpinan.
Momentum Meningkatkan Kinerja Pemerintahan
Pelantikan pejabat pada dasarnya bukan hanya mengenai pergantian posisi, tetapi juga membawa tanggung jawab baru dalam memastikan program pemerintah berjalan efektif, transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Setiap pejabat yang memperoleh amanah diharapkan mampu menerjemahkan kebijakan pemerintah daerah ke dalam program kerja yang terukur, meningkatkan koordinasi antar-OPD serta memperkuat kualitas pelayanan publik.
Terlebih, sejumlah perangkat daerah yang mengalami pengisian jabatan memiliki hubungan langsung dengan kebutuhan masyarakat, seperti kesehatan, pendidikan, pangan, infrastruktur, perumahan, kependudukan, kebencanaan dan pemerintahan desa.
Dengan komposisi pejabat yang baru, publik tentu berharap terjadi peningkatan kinerja, percepatan pelayanan, penguatan koordinasi dan semakin responsifnya pemerintah daerah terhadap kebutuhan masyarakat Kabupaten OKI.
Pelantikan 17 September 2026 tersebut pun dapat menjadi momentum untuk membangun semangat baru dalam birokrasi Kabupaten OKI, dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, akuntabilitas dan orientasi pelayanan kepada masyarakat.
(TIM REDAKSI KORAN SPM)












